KPK Ungkap OTT Rektor Unsoed Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terkait dugaan suap penerimaan mahasiswa baru. Operasi ini dilakukan selama 8 bulan dan menargetkan transaksi ilegal yang melibatkan pihak penyelenggara negara di lingkungan kampus. Beberapa pejabat Unsoed yang diamankan antara lain Rektor Prof Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Noor Farid, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Norman Arie Prayogo. KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah dalam operasi ini. Sembilan orang diperiksa intensif di Jakarta, dan pemeriksaan dilanjutkan di Polresta Banyumas serta Mapolresta Banyumas. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, praktik korupsi di perguruan tinggi sangat disayangkan karena institusi pendidikan seharusnya menjadi tempat pembentukan karakter, bukan arena transaksi haram. KPK menekankan bahwa transaksionalisme sudah terjadi sejak tahap awal penerimaan mahasiswa baru, yang seharusya menjadi gerbang cita-cita dan masa depan bangsa. Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum dari para tersangkpta yang ditangkap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.01
Rektor Unsoed dan Wakilnya Jadi Tersangka KPK Gara-gara Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 20.53
5 Hal soal Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.32
KPK Duga Rektor Unsoed Pakai Perantara Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Terkait OTT Rektor Unsoed Akmad Sodiq
Berita terkait
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 08.56
KPK OTT Rektor Unsoed: Korupsi Duit Mahasiswa Baru Ratusan Juta Rupiah
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 08.53
Keluarga Pejabat Bea Cukai Bawa Lari Bingkisan gegara Ketakutan Usai OTT KPK
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.08
KPK Segel 5 Ruang Kadis Terkait Kasus Bupati Boltara
Detik.com · 23 September 2026 pukul 21.49