KPK Duga Rektor Unsoed Pakai Perantara Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap dugaan jaringan penerimaan mahasiswa baru yang melibatkan Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq melalui sistem perantara. Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan pada Kamis (20/8/2026) di Jakarta dan Purwokerto, menangkap Akhmad Sodiq bersama satu orang lain di Jakarta, sementara dua Wakil Rektor Unsoed diamankan di Purwokerto. Jubir KPK Budi Prasetyo menyatakan adanya 'layering' dalam penerimaan tersebut, mengindikasikan peran perantara dalam setiap transaksi yang dilakukan oleh Akhmad Sodiq. Dari hasil OTT, KPK berhasil menyita uang ratusan juta rupiah sebagai barang bukti. Total 9 orang diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, dengan status mereka masih sebagai tersangka. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status akhir para tersangka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.45
KPK Ungkap OTT Rektor Unsoed Terkait Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.40
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Kena OTT KPK Punya Harta Rp3,1 Miliar
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.31
Unsoed Buka Suara usai Rektor Terkena OTT KPK
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Di-OTT KPK, Rektor Unsoed Akmad Sodiq Diduga Terkait Penerimaan Suap Penerimaan Mahasiwa Baru
Berita terkait
KPK: OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Kedokteran
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.52
KPK Juga Amankan 2 Wakil Rektor Unsoed dalam OTT di Purwokerto
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.35
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Terkait OTT Rektor Unsoed Akmad Sodiq
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Juga Terjaring OTT KPK
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.24