Rakyat AS Tak Akan Pernah Melupakan Tragedi Serangan 11 September
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat memperingati 25 tahun tragedi serangan 11 September melalui berbagai upacara di Pentagon dan World Trade Center. Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta empat mantan presiden AS yang masih hidup hadir untuk memberikan penghormatan kepada hampir 3.000 korban jiwa melalui momen mengheningkan cipta dan pembacaan nama korban.
Selain peringatan simbolis seperti Tribute in Light di Manhattan, Presiden Trump menggunakan momentum ini untuk menegaskan komitmen melawan terorisme. Ia mengaitkan sejarah perang pasca-9/11 dengan situasi politik saat ini, khususnya dalam menekankan bahwa Iran tidak akan diizinkan memiliki senjata nuklir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 16.49
Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11 Digelar di New York Tanpa Trump, Kenapa?
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 13.00
Produsen asal China Bangun Pabrik Mobil di AS, Trump Sudah Bilang OK!
Detik.com · 12 September 2026 pukul 09.12
Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11, Kenapa Masih Dipenuhi Dugaan Konspirasi?
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.32
AS Peringati 25 Tahun Tragedi 9/11, Tambah Momen Hening Ketujuh
Berita terkait
Para Pejabat AS sudah Diperingatkan Bertahun-tahun sebelum Serangan 9/11
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 13.30
25 Tahun setelah Serangan 9/11, Amerika Serikat Terjebak dalam Perang Tanpa Akhir
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 14.07
Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11: Tanpa Trump dan Sorotan Wali Kota Muslim New York
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.23
Donald Trump Ungkap Menteri Keuangan AS Pernah Minta Serangan ke Iran Ditunda
VOI · 10 September 2026 pukul 17.00