Kronologi Hari Damai Aceh Ricuh, Dipicu Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325047/original/015331600_1786795873-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_19.01.34.jpeg)
Bentrokan terjadi di sekitar Taman Kota, depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026) saat peringatan Hari Damai Aceh ke-21. Insiden bermula ketika seorang individu menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera bulan bintang, memicu reaksi massa. Bentrokan melibatkan pelemparan batu dari massa ke polisi, beberapa letusan senjata api, dan penggunaan gas air mata oleh polisi untuk membubarkan massa.
Sebelumnya, ribuan orang mengikuti zikir dan doa bersama di masjid. Sekelompok orang mengibarkan bendera bulan bintang di gapura sebagai bentuk syukur. Ketika polisi memasuki halaman, situasi memanas dengan pelemparan gelas dan botol.
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menyayangkan kejadian dan mengimbau semua pihak menjaga ketertiban serta menghormati simbol negara. TNI berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi kondusif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.18
KSAD Tegaskan Dukung Polri Amankan Aceh Usai Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.09
Yusril Harap Semua Pihak Jaga Aceh Tetap Tenang dan Damai di HUT RI
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 13.00
KSAD Maruli Sebut Aceh Aman, TNI Tak Tambah Pasukan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
Berita terkait
Berani Turunkan Bendera GAM di Aceh, Dua Prajurit TNI Naik Pangkat dan Diapresiasi Seskab Teddy
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 16.00
2 TNI Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh Naik Pangkat Luar Biasa
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.45
Panjat Tiang Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh, 2 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.33
Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Pascakericuhan 15 Agustus
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.15