KSAD Maruli Sebut Aceh Aman, TNI Tak Tambah Pasukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan tidak ada penambahan personel TNI di Aceh. Menurutnya, situasi di wilayah tersebut masih dapat ditangani dengan kekuatan yang sudah ada. Maruli menyampaikan hal ini saat menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus. "Enggak, enggak ada penambahan," kata KSAD ketika ditanya mengenai kemungkinan penambahan pengamanan di Aceh. Ia menyatakan telah mengecek langsung kondisi terbaru kepada Pangdam hingga Senin pagi dan mendapatkan konfirmasi bahwa tidak diperlukan penambahan pasukan. Maruli menegaskan TNI tetap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum. "Ya kami mendukung kepolisian untuk bisa menegakkan hukum," ujurnya. Saat ditanya mengenai kondisi keamanan di Aceh, Maruli menyebut tidak ada persoalan serius yang membutuhkan tambahan pasukan. "Enggak ada masalah, kan mereka ada anak muda saja. Enggak terlalu ini," ujarnya. KSAD juga menegaskan bahwa setiap pihak tetap bertanggung jawab atas tindakannya sesuai hukum dan semua langkah pengamanan sudah berjalan dengan baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.18
KSAD Tegaskan Dukung Polri Amankan Aceh Usai Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.48
Update Keamanan Aceh: KSAD Pastikan Kondisi Aman Tanpa Tambahan Pasukan
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.12
KSAD Maruli Pastikan Tak Ada Penambahan Personel TNI di Aceh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 18.05
Kapolri Tegaskan Situasi Aceh Sudah Kondusif Pasca Ricuh di Hari Damai
Berita terkait
Prabowo Apresiasi Jenderal Maruli: Saya Monitor Inisiatifnya Sebelum Jadi KSAD
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.22
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Reaksi Menko Polkam soal Bendera Merah Putih Dicopot dan Perusakan Garuda di Aceh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Aceh Sempat Ricuh, Wamendagri Tegaskan Situasi Membaik
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.19