Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah Hari Damai Aceh yang berujung ricuh pada Sabtu (15/8), TNI AD tidak menambah pasukan di Aceh. KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan TNI hanya mendukung tugas Polri dalam penegakkan hukum. Ia menyatakan situasi sudah teratasi dan semua keputusan diambil berdasarkan koridor hukum. Maruli juga menyatakan tidak ada kebutuhan untuk TNI bertindak lebih jauh, sebab peristiwa hanya melibatkan anak muda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
Hari Damai Aceh 2026 Ricuh, TNI Minta Semua Pihak Hormati Simbol Negara
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 14.41
Personel TNI - Polri Bersiaga di Bundaran HI Jelang Unjuk Rasa Mahasiswa
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.24
KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 08.15
Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali Pascakericuhan 15 Agustus
Berita terkait
Luhut Minta TNI/Polri Blusukan Mendata Masyarakat Layak Terima Bansos
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 12.49
Peringati HUT ke-81 TNI, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai-Kapolda Riau Ziarah TMP
Detik.com · 28 September 2026 pukul 11.17
Wanita Korban Penculikan KKB Bisa Berkumpul Bersama Keluarga
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 16.39
Boni Hargens: Aksi 24 September Berjalan Tertib, Bukti Polri Makin Humanis
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 22.49