KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menilai kericuhan saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, disebabkan segelintir oknum dan bukan mewakili seluruh masyarakat Aceh. Dudung menyebut ada pihak tertentu memanfaatkan momentum perdamaian tersebut untuk memicu situasi tidak kondusif. Ia menegaskan bahwa rakyat Aceh adalah bagian dari NKRI. Setelah insiden tersebut, situasi keamanan di Aceh kembali kondusif dan Bendera Merah Putih kembali berkibar. Insiden tersebut tidak berlangsung lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.25
Anak Buah Prabowo Tegaskan Rakyat Aceh Itu NKRI, yang Ricuh Hanya...
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.19
Aceh Sempat Ricuh, Wamendagri Tegaskan Situasi Membaik
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.00
Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Peringatan Hari Damai Aceh
Berita terkait
Menko Yusril: Mudah-mudahan Suasana di Aceh Sudah Kondusif
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 02.29
Pernyataan Menko Polkam Djamari Chaniago soal Eskalasi Sosial di Aceh dan Papua
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.08
Kinerja Kapolri Dinilai Baik, Progress Indonesia: Tak Heran Presiden Memberi Apresiasi
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.21
Biadab! Menteri Keamanan Serukan Pembunuhan Massal di Gaza
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.40