Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

KTT BRICS 2026 India: Agenda Putin, Isu Dedolarisasi, dan Absensi PM Bangladesh

Presiden Rusia Vladimir Putin mulai kunjungan kerja tiga hari di India pada 11 September 2026 untuk menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi. Ia bertemu dengan Presiden India Narendra Modi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, serta Kepala Bank Pembangunan Baru BRICS Dilma Rousseff. Putin juga akan pidato di Forum Bisnis BRICS dan mengunjungi pameran Innoprom.India bersama Modi.

Bangladesh mengonfirmasi ketidakhadiran Perdana Menteri Tarique Rahman karena tidak diundang sebagai PM, hanya sebagai ketua BIMSTEC. Pengamat prediksi isu dedolarisasi dolar AS menjadi topik utama BRICS. Akademisi Indonesia Faisal Karim menilai Indonesia sebagai bridge builder dalam isu lingkungan, sementara Teuku Rezasyah berpendapat BRICS harus menjadi forum moderat demokratis, bukan blok konfrontatif.

Kunjungan Putin menyoroti pentingnya hubungan bilateral Rusia-India serta peran India sebagai tuan rumah BRICS 2026. Dalam kunjungan lainnya, CEO Meta Mark Zuckerberg diberi tiga hari untuk maaf atas pemblokiran unggahan PM Modi. PM Modi juga meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Andhra Pradesh sebagai hub strategis menuju Asia Tenggara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait