Kualitas Udara Palangka Raya Buruk Imbas Kabut Asap Karhutla, AQI Tembus 487
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan kondisi udara yang sangat buruk. Pada 19 Agustus 2026, Air Quality Index (AQI) mencapai 487 dan masuk kategori berbahaya. Data dari Palangkaraya.go.id yang bersumber dari satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua menunjukkan visibilitas turun hingga 1,4 kilometer akibat pekatnya asap. Situasi ini disebabkan oleh tingginya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Sejumlah 1.795 titik panas terdeteksi di Kalimantan Tengah, dengan 281 di antaranya berada di wilayah Kota Palangka Raya. Titik panas tersebar di beberapa kecamatan seperti Jekan Raya, Sabangau, Bukit Batu, dan Rakumpit. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, memperingatkan masyarakat agar tidak menganggap kondisi ini sebagai hal biasa. Dengan AQI 487 yang berarti berbahaya, ia menyarankan agar masyarakat menghindari aktivitas di luar ruangan dan wajib menggunakan masker saat perlu keluar rumah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Palangka Raya Dikepung Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Terbatas
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.47
Versi Menhut, Pemerintah Total Tangani Karhutla, Ketahkan 40 Armada Udara
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.51
Cuaca ekstrem El Nino Picu Karhutla di Berau, Suhu Capai 38 Derajat Celcius
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.40
10 Hektare Kawasan Habitat Harimau Sumatra di Riau Terdampak Karhutla
Berita terkait
Imbas Kabut Asap yang Memburuk, Jam Sekolah di Palangka Raya Dipangkas
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 22.30
Pemkab Kotawaringin Barat Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.31
Karhutla di Jawa Barat Meluas ke 19 Kabupaten dan Kota, Sumedang Terbanyak
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.40
Kabut Asap kembali Kepung Bandara Syamsudin Noor, Penerbangan Terganggu
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.38