Kuota Diklat Calon Manajer Kopdes Merah Putih Gelombang Kedua Dikurangi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312044/original/004806100_1785477823-e57b4e6a-ba02-488f-8d8e-fa43511492b9.jpg)
Kementerian Pertahanan memastikan kuota peserta diklat gelombang kedua untuk calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) akan dikurangi dari jumlah gelombang pertama. Hal ini dikonfirmasi oleh Sekjen Kemenhan Letjen Tri Budi Utomo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 31 Juli 2026. Jumlah pasti pengurangan belum diungkapkan, namun Tri Budi menyebut kuotanya "beda sedikit saja."
Gelombang pertama diklat Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) telah selesai dilaksanakan pada 17 Juni hingga 31 Juli 2026, dengan total 33.785 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 28.626 calon manajer KDKMP dan 5.159 calon manajer KNMP. Dari alokasi awal 35.476 peserta, sebanyak 1.691 orang tidak hadir. Diklat gelombang pertama terdiri dari pelatihan bela negara selama satu bulan dan pelatihan manajerial selama dua minggu. Pemerintah kini tengah menyiapkan gelombang kedua dengan hasil evaluasi gelombang pertama sebagai bahan perbaikan, meski pelaksanaannya masih menunggu keputusan panitia pusat.
Bagikan
Berita terkait
Wamendikdasmen: Ekskul Kadet Buat Bangun Karakter, Bukan Jadi Prajurit
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 01.30
Heboh Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili, Ini Penjelasan Pemerintah
Detik.com · 27 September 2026 pukul 13.28
Bayar Utang KDMP Perlu Verifikasi, Sebegini Rincian Koperasi yang Sudah Dibangun
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 06.59
Para Ekonom Berkumpul di UGM, Program Strategis Nasional Jadi Sorotan
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 22.24