Wamendikdasmen: Ekskul Kadet Buat Bangun Karakter, Bukan Jadi Prajurit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menjelaskan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) tidak bertujuan untuk menjadikan mereka prajurit, melainkan untuk memperkuat karakter dan kesadaran bela negara. KKRI ditegaskan bukan sebagai upaya militerisasi sekolah, tetapi sebagai bagian dari pembinaan karakter berdasarkan hak anak untuk belajar. Ekstrakurikuler ini bersifat pilihan dan tidak wajib bagi siswa. Pada 5 Mei 2026, Kemendikdasmen menetapkan Keputusan Menteri Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara melalui KKRI di tingkat pendidikan menengah, dilanjutkan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal sebagai pedoman teknis. Kolaborasi ini melibatkan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kemendikdasmen, dengan dukungan jajaran TNI dari Kodam hingga Koramil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 14.17
Catat, Bakal Ada Ekskul Bela Negara untuk SMA & SMK pada 2026 ini
kumparan · 23 September 2026 pukul 23.17
Cerita Siswa Ikut Peluncuran KKRI: Belum Tahu Kegiatannya, tapi Tertarik Nyoba
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 18.17
Korps Kadet Hadir di Sekolah, Ini Fokus Utamanya
JawaPos · 23 September 2026 pukul 17.15
Wamendikdasmen Jelaskan Fungsi Ekskul KKRI Bukan Sebagai Militerisme Pelajar
Berita terkait
Kemhan: Kodam-Koramil Dilibatkan Ekskul Korps Kadet Buat Siswa Sekolah
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 00.30
Ekskul Korps Kadet RI Diluncurkan: Bukan Militerisme, tapi Bela Negara
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.08
Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.20
Kuota Diklat Calon Manajer Kopdes Merah Putih Gelombang Kedua Dikurangi
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 13.05