KUR 2026 Tersalur Rp180,9 Triliun, Kemenkeu Dorong Penilaian Kredit Alternatif untuk UMKM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah telah menyalurkan KUR sebesar Rp180,9 triliun kepada 2,82 juta debitur hingga Juli 2026, dengan plafon Rp290,6 triliun untuk 2026. Untuk mengatasi kesulitan akses pembiayaan UMKM tanpa riwayat kredit, Kemenkeu memperkenalkan Pemeringat Kredit Alternatif (PKA) yang menggunakan data alternatif dalam penilaian debitur. Program Ultra Mikro (UMi) juga menyalurkan Rp67,2 triliun ke 15,3 juta debitur dengan plafon hingga Rp20 juta. Dukungan tambahan meliputi PPh final 0,5% untuk UMKM dan keabungan pajak bagi UMKM orang pribadi hingga Rp500 juta per tahun. Namun, Juda Agung menekankan bahwa pembiayaan saja tidak cukup; UMKM perlu masuk rantai pasok perusahaan besar untuk meningkatkan kualitas produk, transfer teknologi, dan terbentuk rekam jejak yang memperbaiki bankability.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 09.22
BI dorong digitalisasi pembayaran UMKM untuk perluas pembiayaan
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.52
OJK: Pembiayaan pindar kepada UMKM tumbuh 23,25 persen per Juni 2026
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 19.12
Pemerintah dorong alokasi kredit UMKM naik jadi Rp2.000 triliun
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.18
Sarinah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata
Berita terkait
Bank Mandiri kucurkan KUR senilai Rp29,53 triliun hingga Agustus 2026
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 20.13
Bank Mandiri Kucurkan KUR Rp29,53 Triliun per Agustus 2026, 223 Ribu UMKM Sudah Kebagian
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 19.20
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.23
Pengusaha Dorong KUR Lebih Mudah dan Tepat Sasaran
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.38