KUR 2026 Tersalur Rp180,9 Triliun, Kemenkeu Dorong Penilaian Kredit Alternatif untuk UMKM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah telah menyalurkan KUR sebesar Rp180,9 triliun kepada 2,82 juta debitur hingga Juli 2026, dengan plafon Rp290,6 triliun untuk 2026. Untuk mengatasi kesulitan akses pembiayaan UMKM tanpa riwayat kredit, Kemenkeu memperkenalkan Pemeringat Kredit Alternatif (PKA) yang menggunakan data alternatif dalam penilaian debitur. Program Ultra Mikro (UMi) juga menyalurkan Rp67,2 triliun ke 15,3 juta debitur dengan plafon hingga Rp20 juta. Dukungan tambahan meliputi PPh final 0,5% untuk UMKM dan keabungan pajak bagi UMKM orang pribadi hingga Rp500 juta per tahun. Namun, Juda Agung menekankan bahwa pembiayaan saja tidak cukup; UMKM perlu masuk rantai pasok perusahaan besar untuk meningkatkan kualitas produk, transfer teknologi, dan terbentuk rekam jejak yang memperbaiki bankability.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.56
UMKM Makin Digital, Partai Garuda Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.37
Kawal Program Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM Presiden Prabowo
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.16
AMY: Pengusaha UMKM Berperan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.04
BI Targetkan Omzet dan Ekspor UMKM Rp446,9 Miliar di KKI 2026
Berita terkait
Perluas Basis UMKM, Bank Mandiri Gaet 116 Ribu Debitur Baru KUR
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.16
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,6 T hingga Juli 2026, Mengalir ke UMKM
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.45
Bank Mandiri Bantu 56 Ribu UMKM Naik Kelas Lewat KUR
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.52
Dukung UMKM Naik Kelas, Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp 25,63 Triliun
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.29