Laba Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Astra Meningkat di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Astra International Tbk mencatat pertumbuhan laba pada dua bisnis utama di semester I 2026. Laba bersih bisnis otomotif naik 9 persen menjadi Rp 5,9 triliun, sementara laba bisnis jasa keuangan tumbuh 6 persen menjadi Rp 4,6 triliun. Peningkatan ini menjadi penopang kinerja perseroan di tengah tekanan bisnis solusi pertambangan dan alat berat.
Secara keseluruhan, pendapatan bersih Astra tercatat Rp 157,9 triliun, turun 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 162,9 triliun. Laba bersih tanpa memperhitungkan non-recurring items mencapai Rp 14,9 triliun, turun 7 persen dari Rp 16 triliun sebelumnya. Penurunan laba bersih konsolidasian ini disebabkan oleh kontribusi bisnis solusi pertambangan dan alat berat yang menurun.
Presiden Direktur Rudy menyatakan bahwa pertumbuhan bisnis otomotif dan jasa keuangan menunjukkan daya tahan Grup Astra menghadapi kondisi bisnis yang dinamis. Keterangan tersebut disampaikan pada Kamis, 30 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.51
Kimia Farma (KAEF) Catat Laba Rp10,3 Miliar di Semester I-2026
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.35
Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun
Berita terkait
MPMX Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih Konsolidasian Sebesar 23% di Semester I 2026
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.48
Naik 23%, MPMX Catat Laba Bersih Rp336 Miliar di Semester I 2026
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.31
Astra Catatkan Pendapatan Rp 157,9 Triliun Semester I 2026
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 19.53
GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.26