Astra (ASII) Bakal Fokus ke 3 Segmen Penghasil Cuan Utama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Astra International Tbk (ASII) menetapkan tiga bisnis inti sebagai fokus pengembangan: otomotif (40% pendapatan), jasa keuangan (31%), dan solusi pertambangan serta alat berat (18%). Bisnis lain seperti agribisnis dan teknologi informasi menyumbang 11% dari total pendapatan. Dalam Astra Media Day di Jakarta, Head Corporate Investor Relations Tira Ardianti menyatakan bahwa perseroan akan memperkuat ketiga bisnis inti sambil mempertajamkan fokus strategi, didukung oleh kerangka kerja yang lebih jelas untuk bisnis pendukung.
Salah satu langkah konkret untuk memperkuat bisnis otomotif adalah rencana peningkatan kepemilikan di AUTO melalui VTO dengan harga penawaran Rp3.600 per saham, yang jika berhasil akan membutuhkan dana sekitar Rp858 miliar. Langkah ini selaras dengan strategi penguatan bisnis komponen dalam sektor otomotif.
Dari sisi kinerja keuangan, bisnis otomotif mencatat laba bersih Rp5,9 triliun, naik 9% YoY, didorong oleh penjualan mobil baru dan divisi komponen. Jasa keuangan meraih laba bersih Rp4,6 triliun, tumbuh 6% YoY. Namun, solusi pertambangan dan alat berat mencatat laba bersih Rp2,7 triliun, turun 46% YoY akibat penurunan penjualan emas Martabe dan kuota produksi batu bara nasional. Untuk alokasi modal, Astra mengumumkan program share buyback hingga Rp8 triliun selama 12 bulan, sementara United Tractors (UT) mengumumkan buyback hingga Rp2 triliun untuk tiga bulan ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.24
Kinerja Keuangan Astra: Tertekan Bisnis Solusi Pertambangan dan Alat Berat
JawaPos · 23 September 2026 pukul 15.00
PT Astra Internasional Fokus Kembangkan Tiga Bisnis Utama
kumparan · 23 September 2026 pukul 11.30
Astra International Kantongi Laba Bersih Rp 12,5 T Semester I 2026
JawaPos · 23 September 2026 pukul 14.45
Rupiah Melemah Bisa Tekan Industri Otomotif, Astra Andalkan Diversifikasi Bisnis
Berita terkait
Laba Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Astra Meningkat di Semester I 2026
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.04
Astra Catatkan Pendapatan Rp 157,9 Triliun Semester I 2026
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 19.53
Astra International (ASII) Perketat Investasi di Luar Tiga Bisnis Inti
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.34
Astra Naikkan Kepemilikan di AUTO, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.32