Lahan Kering Picu Karhutla di Galang dan Nongsa Batam, Polisi Siaga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kondisi vegetasi yang kering meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam dua hari terakhir, kebakaran lahan melanda kawasan Galang dan Nongsa, memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Kebakaran pertama terjadi di kawasan Tanjung Kertang, Simpang Cate, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, pada Selasa (8/9). Tim SAR Satbrimob Polda Kepri mengerahkan 17 personel di bawah pimpinan Ipda Biliko Jasyadimisrad untuk melakukan pemadaman. Api berhasil padam sepenuhnya sekitar pukul 16.10 WIB, dengan tidak ada laporan korban jiwa atau kerugian material. Sehari sebelumnya, Senin (7/9), kebakaran lahan juga melanda kawasan Nongsa dan berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan. Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, menegaskan peningkatan kesiapsiagaan terhadap karhutla, terutama di wilayah dengan vegetasi kering. Pencegahan melalui patroli rutin dan pemantauan di kawasan rawan diintensifkan, sementara masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan titik api melalui layanan 110 kepolisian yang tersedia 24 jam.
Bagikan
Berita terkait
Karhutla di Bangka: Damkar Habiskan 40 Ton Air per Hari untuk Pemadaman
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 18.34
Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kalteng, 9.228 Hektare Lahan Terbakar
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.05
Polisi Rekomendasikan Cabut Izin Planet Batam Lokasi Peredaran Narkoba
Detik.com · 9 September 2026 pukul 23.00
Kapolri Ungkap 8 Korporasi Diproses Kasus Karhutla, 138 Tersangka Sudah Diamankan
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 15.49