Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Laut China Selatan Memanas, RI Ambil Jurus Ini untuk Redam Konflik

Indonesia mendorong penguatan komunikasi dan kerja sama antarnegara untuk meredam ketegangan di Laut China Selatan (LCS). Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menekankan pentingnya mempertahankan 'habit of cooperation' sejak 1990 dan menggunakan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) sebagai kerangka penyelesaian konflik secara damai.

Strategi utama yang diusulkan adalah mengubah dialog diplomatik menjadi proyek konkret sebagai langkah pembangunan kepercayaan (confidence-building measures). Fokus kerja sama mencakup pengelolaan ruang pesisir terintegrasi berdasarkan UNCLOS 1982 untuk menghindari tumpang tindih kepentingan di sektor perikanan, energi, dan pertahanan. Pertemuan di Jakarta pada September 2026 yang dihadiri 85 delegasi dari berbagai negara ini menghasilkan kesepakatan tiga proyek kerja sama baru, terdiri dari dua usulan Vietnam dan satu usulan Indonesia.

Berita terkait