Laut China Selatan Memanas, RI Ambil Jurus Ini untuk Redam Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia mendorong penguatan komunikasi dan kerja sama antarnegara untuk meredam ketegangan di Laut China Selatan (LCS). Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menekankan pentingnya mempertahankan 'habit of cooperation' sejak 1990 dan menggunakan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) sebagai kerangka penyelesaian konflik secara damai.
Strategi utama yang diusulkan adalah mengubah dialog diplomatik menjadi proyek konkret sebagai langkah pembangunan kepercayaan (confidence-building measures). Fokus kerja sama mencakup pengelolaan ruang pesisir terintegrasi berdasarkan UNCLOS 1982 untuk menghindari tumpang tindih kepentingan di sektor perikanan, energi, dan pertahanan. Pertemuan di Jakarta pada September 2026 yang dihadiri 85 delegasi dari berbagai negara ini menghasilkan kesepakatan tiga proyek kerja sama baru, terdiri dari dua usulan Vietnam dan satu usulan Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia desak aksi konkret hadapi ancaman kenaikan permukaan laut
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 13.22
Tegang! Kapal China Tabrak Kapal Filipina di Laut China Selatan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 13.53
Wamenlu dorong kerja sama untuk cegah ketegangan di Laut China Selatan
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 18.23
Dino Patti Djalal Titip 3 Pesan Ini untuk Menlu Arrmanatha Nashir yang Baru Dilantik
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 11.30