Lawan Kemunduran Demokrasi, Pemimpin CALD Ungkit Pentingnya Liberalisme Kelas Pekerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembukaan CALD Conference on Democratic Resilience in Southeast and East Asia di Yogyakarta menyoroti isu populisme dan democratic backsliding. Chairperson CALD, Florencio Abad, menyatakan demokrasi mengalami kemunduran bukan karena sistemnya cacat, melainkan karena liberalisme berhenti memberikan kebebasan dan demokrasi yang bermakna bagi masyarakat biasa. Abad menekankan bahwa ketika kekuatan ekonomi, politik, dan budaya terkonsentrasi pada elite, serta masyarakat pekerja kehilangan kepastian ekonomi dan ruang untuk suara politik, demokrasi makin rentan terhadap kemunduran. Gagasan Working-Class Liberalism atau liberalisme kelas pekerja diusulkan sebagai upaya merekonstruksi liberalisme sosial-demokratis untuk menjawab perubahan masyarakat era pasca-industri, sehingga demokrasi tidak sekadar prosedur tapi memberikan manfaat konkret dan keadilan bagi rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 17.44
Hadiri Forum CALD, Hasto hingga Andi Widjajanto Bahas Tantangan Demokrasi
Berita terkait
Forum CALD di Yogyakarta Soroti Ancaman Populisme Global terhadap Demokrasi
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 11.38
Mengejutkan! Andi Widjajanto Bongkar Approval Rating Prabowo Per Agustus 2026 Anjlok Tersisa 28 % dari 80 % di Awal Pemerintahan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 18.51
Hasto Ungkap 5 Agenda Strategis PDIP untuk Perkuat Demokrasi RI di Forum Asia
kumparan · 4 September 2026 pukul 17.20
Ungkit Bahaya Populisme Otoriter, Hasto PDIP Dorong Pelembagaan Partai
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 13.29