Lebih dari IQ, Dokter Ungkap Faktor yang Menopang Kognitif Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr. Ray Wagiu Basrowi menjelaskan kemampuan kognitif anak tidak hanya ditentukan oleh IQ atau nilai rapor, tetapi mencakup berbagai aspek seperti daya ingat, responsif, dan eksplorasi lingkungan. Kognisi anak dipengaruhi oleh faktor biologis termasuk gut-brain axis antara otak dan sistem pencernaan, serta pemenuhan nutrisi seimbang. Pada usia 0-2 tahun, 85% otak manusia selesai berkembang, membutuhkan asupan DHA Omega LC PUFA dan serat. Lebih dari 50% anak Indonesia kurang serat. Kebiasaan makan bersama dan penggunaan gawai saat makan dapat mengganggu perkembangan. Ray menekankan pentingnya waktu makan bersama sebagai ruang stimulasi interaksi keluarga.
Bagikan
Berita terkait
Minum Jus Jeruk setiap Hari Ubah Aktivitas Ribuan Gen Tubuh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.07
25 Merek Beras Fortifikasi yang Kandungannya tidak Sesuai Label, Ini Daftarnya
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.19
3 rekomendasi Keju dengan Kandungan Protein Tinggi
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 08.25
Konsumsi Produk Susu Tingkatkan Risiko Kanker Prostat pada Pria
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.17