Limbah Pertanian Diolah Jadi Pakan Fermentasi untuk Tekan Biaya Ternak Babi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peternak babi di Tegalalang, Gianyar, menggunakan limbah pertanian hasil panen sebagai pakan fermentasi untuk mengurangi biaya pakan pabrikan yang mahal. Mahasiswa Universitas Warmadewa melalui KKN melatih peternak dalam memanfaatkan limbah tanaman pangan dengan fermentasi anaerob, yang meningkatkan nilai nutrisi, mengurangi patogen, dan mempermudah pencernaan. Dengan teknologi ini, biaya pakan yang sebelumnya menyerap hingga 70% total biaya produksi dapat diteki, sekaligus mendukung ekonomi sirkular. Namun, peternak masih kesulitan karena waktu terbatas, sehingga pelatihan dan pendampingan diperlukan untuk penerapan rutin.
Bagikan
Berita terkait
Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik HULU
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.08
Petani Didorong Olah Limbah Batang Sorgum Jadi Arang Bernilai Ekonomi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 23.28
Pengelolaan Sampah Plastik, AQUA dan Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 23.32
Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.54