Petani Didorong Olah Limbah Batang Sorgum Jadi Arang Bernilai Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) meluncurkan program pengabdian masyarakat di Desa Karangkamulyan, Ciamis, Jawa Barat, yaitu mengolah limbah batang sorgum menjadi arang dan briket. Program ini mengharuskan petani KTP Cahaya Harapan mengikuti teknik karbonisasi batang sorgum dengan kondisi oksigen terbatas, kemudian hasilnya diolah menjadi briket menggunakan peralatan yang diberikan BTH. Mahasiswa BTH sebagai pendamping teknis menjelaskan pentingnya kualitas arang dalam menentukan hasil akhir briket, sementara dosen Bisnis Digital memberikan materi branding dan pemasaran digital untuk meningkatdaya saing produk. Inisiatif ini bertujuan mengurangi limbah pertanian serta menciptakan sumber energi alternatif bernilai ekonomi, sekaligus mengembangkan konsep ekonomi sirkular di tingkat desa.
Bagikan
Berita terkait
Dosen Fakultas Pertanian Unwaha Dampingi Kelompok Ternak Budi Luhur Wonosalam Produksi Biobriket
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.17
PLN EPI Olah 561 Kg Sampah Organik per Bulan di Gunungkidul
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Sorgum Naik Kelas, Universitas BTH Ajak Mahasiswa Turun ke Masyarakat
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.57
Petani Desa Penggalaman Belajar Atasi Lahan Rawan Banjir dan Buat Pupuk dari Gulma
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.57