Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik HULU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Petani Gapoktan Harapan di Desa Ida Manggala, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan berhasil mengubah sisa jerami padi (525 ton/musim) menjadi pupuk organik dalam 8 bulan. Kolaborasi ULM dan STIPER Amuntai memperkenalkan teknologi pencacah jerami portabel 600 kg/jam dan proses dekomposisi cepat, mengurangi waktu pembusukan dari bulan-bulan menjadi minggu. Hasilnya, pemahaman petani tentang bahaya pembakaran jerami naik dari 40% menjadi 92%, dengan proyeksi penghematan Rp4,5 juta/hektar pada pupuk kimia. Program ini dibiayai Direktorat Ristek Kemdiktisaintek 2026 dan berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca sektor pertanian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 23.55
Pengusaha Garut Pekerjakan Napi: Cepat Belajar, Tak Perlu Disuruh Lagi
Berita terkait
Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.08
Energi Terbarukan Pertamina Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung
kumparan · 24 September 2026 pukul 12.31
Menanam Kemandirian di Tanah Kamojang Lewat Energi Matahari dan Panas Bumi
kumparan · 11 September 2026 pukul 10.50
Limbah Pertanian Diolah Jadi Pakan Fermentasi untuk Tekan Biaya Ternak Babi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 21.57