Listrik Lintas ASEAN Belum Terealisasi, Bahlil: Harganya Belum Win-Win
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kerja sama ASEAN Power Grid yang memungkinkan interkoneksi dan perdagangan listrik antarnegara belum sepenuhnya terealisasi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan hal ini terkait skema harga listrik yang dinilai belum memberikan keuntungan yang adil bagi seluruh pihak. Pemerintah masih melakukan pembahasan terkait skema kerja sama tersebut, sementara Menteri Energi Malaysia telah berkomunikasi untuk mendorong realisasi inisiatif ini sebagai komitmen dalam KTT ASEAN Manila.
Indonesia belum menandatangani kesepakatan tersebut karena Bahlil menilai skema yang ada belum memenuhi prinsip saling menguntungkan. Ia menekankan komitmen untuk menandatangani hanya ketika skema dianggap win-win dan memberikan manfaat yang proporsional bagi seluruh negara anggota. Bahlil menjelaskan bahwa kerja sama tidak dapat disebut saling menguntungkan jika pembagian manfaatnya tidak adil, seperti satu pihak mendapatkan 70 persen dan pihak lain hanya 30 persen.
Menurut Bahlil, prinsip keadilan dalam kerja sama perdagangan listrik harus menjadi prioritas. Di era keterbukaan, kerja sama regional seharusnya dilakukan secara transparan dan adil tanpa perlu lagi menggunakan taktik licik atau tidak transparan. Indonesia tetap komited untuk berpartisipasi dalam ASEAN Power Grid, namun menunggu skema yang benar-benar menguntungkan semua pihak secara proporsional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 14.15
Bahlil Akui Belum Sepakat Soal Harga dari ASEAN Power Grid
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.15
Negara Tetangga Minta Indonesia Ekspor Listrik, Bahlil: Harganya Harus Win-Win
kumparan · 22 September 2026 pukul 15.06
Bahlil Akui Belum Ada Kesepakatan Transmisi ASEAN yang Untungkan RI
Berita terkait
Bahlil: Ekspor Listrik Gak Masalah, Tapi Harga Harus Win-Win!
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.55
Bahlil Mau Bahas Rencana Pembatasan BBM Subsidi Pakai Desil
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.15
Bahlil Siapkan Aturan Baru, Tender PLTS 100 GW Dijamin Kilat!
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.15
Bahlil Tawarkan Lahan dan Energi RI untuk Data Center: 'Pulau Kami Masih Terlalu Banyak'
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.11