LKPP Perkuat Integritas untuk Cegah Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334283/original/002876200_1787828402-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_5.47.43_PM.jpeg)
LKPP meluncurkan Cetak Biru dan Program Pelatihan Antikorupsi dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada 26 Agustus 2026. Program ini bertujuan memperkuat integritas dan kompetensi SDM pengadaan guna mencegah korupsi. Kompetensi teknis saja tidak cukup; diperlukan nilai integritas untuk pengambilan keputusan yang tepat. Kepala LKPP Sarah Sadiqa menekankan bahwa profesionalisme tanpa integritas tidak arah, sekaligus integritas tanpa kompetensi tidak cukup. Penurunan skor pengelolaan PBJ menjadi 85,02 berdasarkan Survei Penilaian Integritas KPK 2025. Pendidikan antikorupsi diharapkan mengubah sikap, moralitas, serta memperkuat integritas sejak dini. Upaya ini selaras dengan rekomendasi KPK dan Kementerian Kesehatan untuk menciptakan pengadaan bersih, akuntabel, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.48
LKPP & KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program AKPK
Berita terkait
KPK: 81 Tahun Kemerdekaan Harus Diisi dengan Integritas dan Perjuangan Melawan Korupsi
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 07.16
HUT ke-81 RI, Ketua KPK: Kita Dipercaya Jaga Salah Satu Fondasi Penting Kehidupan Bangsa, Integritas!
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 16.33
Dukung Rencana Prabowo, Politikus PKS Sebut Efisiensi Pengadaan Kunci Berantas Korupsi
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 23.31
Ismail Sabri Didakwa Korupsi, PM Malaysia Ketiga yang Terseret Kasus Hukum
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 20.51