Luas Lahan Terbakar di Kalbar Tembus 48.536 Ha, Masih Ada 19 Hotspot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) mencapai 48.536 hektare hingga 14 September 2026, dengan 19 hotspot masih aktif. Data gabungan SiPongi (38.310 ha) dan pengukuran lapangan BNPB (10.224 ha). Dari total yang terbakar, 180,8 hektare sudah dipadamkan melalui operasi darat dan udara. Penanganan melibatkan 14.759 personel Satgas Darat, 5 unit OMC, 9 helikopter water bombing, serta bantuan CH-47 Chinook dari Jepang yang belum dapat digunakan karena visibility rendah di 9 wilayah Kalbar. Kualitas udara di beberapa wilayah masih buruk akibat polutan karhutla. Karhutla juga terjadi di provinsi lain seperti Kalimantan Selatan (19.303,99 ha), Riau (19.851,65 ha), Kalimantan Tengah (15.976,1 ha), Sumatra Selatan (6.552,31 ha), Kalimantan Timur (5.761,57 ha), dan Jambi (2.998,02 ha).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.01
BNPB pantau titik api, total karhutla Kalbar tembus 48 ribu hektare
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.40
BNPB: Ribuan Hektare Lahan Masih Terbakar di Sejumlah Wilayah Kalimantan, Termasuk Ada yang Mengancam IKN
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.38
Jarak Pandang Minim, Heli Jepang Belum Dioperasikan Padamkan Karhutla
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.17
BNPB: Karhutla masih Landa Sumsel, Jambi, dan Riau
Berita terkait
BNPB Ungkap Ada 198 Hotspot di Kalimantan Barat
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 13.03
Belum Mereda, 15 Ribu Personel BNPB Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Kalbar
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.21
BNPB Temukan Unsur Sengaja dalam Karhutla, Pelaku di Jambi Dibayar Rp500 Ribu
VOI · 7 September 2026 pukul 18.15
Kualitas Udara Kalbar Masih Bahaya, Jarak Pandang di Bawah 1 Km
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.09