Jarak Pandang Minim, Heli Jepang Belum Dioperasikan Padamkan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa tiga helikopter Chinook Jepang belum dapat dioperasikan untuk membantu padamkan karhutla di Kalimantan Barat karena jarak pandang sangat rendah. Saat ini, jarak pandang di wilayah-wilayah seperti Mempawah, Pontianak, Melawi, Sambas, Ketapang, Kubu Raya, Sintang, Kapuas Hulu, dan Kota Singkawang berada di bawah satu kilometer. Operasi helikopter baru akan dilakukan oleh Jepang ketika jarak pandang mencapai 3.500 hingga 5.000 meter. Helikopter CH-47 Chinook serta kapal JS Kunisaki dikirimkan Jepang pada 28 Agustus setelah diminta bantuan pemerintah Indonesia untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Tiga unit helikopter berat tersebut tiba di Mempawah pada 10 September dan direncanakan akan membantu pemadaman dari udara serta mengangkut logistik yang sulit dijangkau darat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.50
Luas Lahan Terbakar di Kalbar Tembus 48.536 Ha, Masih Ada 19 Hotspot
Detik.com · 15 September 2026 pukul 19.04
BNPB: Heli Jepang di Kalbar, Namun Belum Beroperasi Akibat Visibility Rendah
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.01
BNPB pantau titik api, total karhutla Kalbar tembus 48 ribu hektare
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.40
BNPB: Ribuan Hektare Lahan Masih Terbakar di Sejumlah Wilayah Kalimantan, Termasuk Ada yang Mengancam IKN
Berita terkait
Belum Mereda, 15 Ribu Personel BNPB Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Kalbar
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.21
3 Helikopter Jepang untuk Bantu Padamkan Karhutla Tiba di Kalbar Besok
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.24
BNPB Temukan Unsur Sengaja dalam Karhutla, Pelaku di Jambi Dibayar Rp500 Ribu
VOI · 7 September 2026 pukul 18.15
Kualitas Udara Kalbar Masih Bahaya, Jarak Pandang di Bawah 1 Km
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.09