Lurah Pondok Pinang Serahkan Kasus Petasan di Acara Maulid ke Polisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menyerahkan kasus petasan di acara Maulid Nabi ke kepolisian setelah mediasi buntu. Lurah Dina Rosdina memediasi dua pihak, namun warga tetap pilih jalur hukum. Panitia mengakui tidak memiliki izin resmi, memanggil acara sebagai keluarga besar. Penyelenggara mengakui salah atas pemasangan kembang api pada jam istirahat, membuat surat maaf, namun warga yang dirugikan menolak dan memilih gugat kepolisi. Video viral menunjukkan petasan dinyalakan hingga pukul 01.00 WIB, mengganggu waktu tidur, membuat anak terbangun menangis, dan mengakibatkan tremor pada anak berkebutuhan khusus. Sejumlah peserta marah-marah dan menyebut korban kafir, memanaskan situasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.39
Berisik Petasan Maulid hingga Tengah Malam Ganggu Warga Jakarta
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 11.23
Soal Protes Petasan Maulid di Pondok Pinang, Ahmad Sahroni Dorong Restorative Justice dan Penegakan Aturan Ketat
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 08.08
Staf Khusus Menag Temui Korban Kericuhan Maulid di Pondok Pinang, Kawal Proses Hukum
Berita terkait
Gaduh Petasan Tengah Malam di Jaksel saat Acara Maulid
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 07.51
Cerita Warga Jaksel Protes Petasan di Acara Maulid Berujung Diintimidasi
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.57
Lurah Sebut Acara Maulid Berujung Ricuh gegara Petasan Tak Kantongi Izin
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.52
Lurah Mediasi Ricuh Warga gara-gara Petasan di Acara Maulid di Jaksel
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.04