Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Mahasiswa Indonesia-Jepang Ubah Limbah Jaring Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Sejumlah mahasiswa Indonesia dan Jepang mengembangkan dua inovasi ekonomi sirkular untuk mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Proyek pertama, bertajuk "A Circular Economy Business for Fishing-Net Waste in Tanimbar," dikembangkan oleh lima mahasiswa untuk mendaur ulang limbah jaring ikan di Kepulauan Tanimbar menjadi jaring ikan ramah lingkungan. Proyek ini bertujuan mengurangi dampak limbah nelayan terhadap ekosistem laut.

Inovasi kedua bernama "Eco-Fuel," dikembangkan oleh lima mahasiswa lainnya, mengubah sampah plastik bernilai ekonomi rendah menjadi bahan bakar cair alternatif melalui proses pirolisis. Solusi ini ditujukan untuk menjawab masalah tingginya biaya bahan bakar pertanian dan keterbatasan pengelolaan sampah plastik.

Kedua proyek dikembangkan melalui Building Entrepreneurial Mindset for Sustainable Technology and Society (BESTS) Program 2026, kolaborasi antara Sampoerna University dan Institute of Science Tokyo, Jepang. Program ini melibatkan perwakilan industri seperti INPEX Masela Ltd. untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menyelesaikan isu keberlanjutan melalui pembelajaran lintas negara dan disiplin ilmu.

Berita terkait