Sampah Plastik Bisa Jadi BBM Terbarukan di RI, ESDM Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM sedang menyusun regulasi untuk mengolah sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) terbarukan melalui teknologi pirolisis. Teknologi ini memproses sampah plastik kotor dan basah menjadi Petasol, yaitu bahan bakar minyak solar setara dengan standar DN 146/2020. Hasil olahan memiliki nilai cetane di atas CN 51 dan dapat digunakan untuk bensin maupun solar. Pengolahan dilakukan dengan suhu 250-350 derajat Celsius selama delapan jam, menghasilkan 0,8-1 liter Petasol per kilogram sampah plastik. Teknologi pirolisis multikondensor telah direplikasi di lebih dari 60 lokasi di Indonesia, termasuk Cimahi, Yogyakarta, dan Semarang. Biaya produksi Petasol berkisar Rp 5.000-Rp 6.160 per liter dengan potensi penurunan harga jika menggunakan bahan baku dari bank sampah. Saat ini belum ada regulasi jual beli domestik, sehingga harga Petasol ditetapkan Rp 10.000 per liter dengan margin keuntungan Rp 4.000-Rp 5.000 per liter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.10
Sampah Kini 'Disulap' Jadi Bensin dan Solar
Berita terkait
Sampah Plastik Bisa Jadi BBM Terbarukan, Bahkan Lebih Bagus Solar
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.20
Dari Tempurung hingga Tongkol, Limbah Pertanian Disulap Jadi Energi
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.19
10,69 Juta KL BBM Baru B50 Sudah Tersalurkan di SPBU
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.10
Bakal Jalan Penuh 1 Oktober, Ini Progres Penyaluran Biodiesel B50
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.10