Mahasiswa UGM Kaji Opsi Buffer Zone dan Sterilisasi Monyet Ekor Panjang
JPNN.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim mahasiswa UGM melakukan riset di Gunungkidul tentang konflik manusia-mimenek ekor panjang. Penelitian di Kapanewon Paliyan, Saptosari, dan Tepus menggunakan pendekatan bioekologi dan living law. Warga telah mengimplementasikan mitigasi seperti jaring pelindung, bunyi-bunyian, atauang-orangan sawah, dan perondaan lahan secara berkala berdasarkan pengalaman lokal. Penelitian menemukan dilema etik: meski lahan rusak, warga enggan membunuh monyet karena nilai keagamaan menjaga keselarasan alam.
Bagikan
Berita terkait
Aksi Menolak Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Objek Penelitian
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 22.08
Kemenhut Tangkap Harimau Sumatera Terkam Ternak Warga di Sumbar
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 02.00
Komisi IV Minta Kemenhut Kendalikan Populasi Monyet Ekor Panjang
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 02.00
Anggota DPR Dorong Kemenhut Tangani Teror Monyet di Inhil
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 22.02