Makam Ayah Mertua Seniman Djaduk Ferianto Dirusak Juru Kunci
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bernadetta Petra, istri seniman mendiang Djaduk Ferianto, menemukan makam ayahnya di kawasan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta, rusak pada Selasa pagi. Nisan makam dipatahkan oleh juru kunci setempat. Peristiwa ini terjadi karena juru kunci merasa tidak pernah menerima uang dari Petra selama ini, meskipun Petra tidak menyadari adanya kewajiban tersebut.
Petra mendatangi lokasi dan bertemu juru kunci, yang mengaku merusak nisan agar dicari. Setelah mediasi dengan polisi, Petra membayar Rp500 ribu sebagai uang kebersihan, dan juru kunci memperbaiki makam. Keduanya sepakat menyelesaikan masalah secara damai. Juru kunci menjelaskan bahwa pemberian uang kepada pengelola makam adalah kebiasaan peziarah untuk kebersihan dan perawatan.
Lahan pemakaman tersebut bukan aset Pemerintah Kota Yogyakarta, melainkan dikelola warga secara turun-temurun. Kasus ini menyoroti pentingnya komunikasi dan regulasi terkait pengelolaan lahan pemakaman.
Bagikan
Berita terkait
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Dimakamkan Siang Ini di Imogiri
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.39
Setelah 3 Jam, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Berhasil Dipadamkan
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.16
Kebakaran di Toko Hamzah Batik Malioboro Padam, Tidak Ada Korban Jiwa
kumparan · 28 September 2026 pukul 06.44
Hamzah Batik Malioboro Yogyakarta Kebakaran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 06.21