Makam Ayah Mertua Seniman Djaduk Ferianto Dirusak Juru Kunci
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bernadetta Petra, istri seniman mendiang Djaduk Ferianto, menemukan makam ayahnya di kawasan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta, rusak pada Selasa pagi. Nisan makam dipatahkan oleh juru kunci setempat. Peristiwa ini terjadi karena juru kunci merasa tidak pernah menerima uang dari Petra selama ini, meskipun Petra tidak menyadari adanya kewajiban tersebut.
Petra mendatangi lokasi dan bertemu juru kunci, yang mengaku merusak nisan agar dicari. Setelah mediasi dengan polisi, Petra membayar Rp500 ribu sebagai uang kebersihan, dan juru kunci memperbaiki makam. Keduanya sepakat menyelesaikan masalah secara damai. Juru kunci menjelaskan bahwa pemberian uang kepada pengelola makam adalah kebiasaan peziarah untuk kebersihan dan perawatan.
Lahan pemakaman tersebut bukan aset Pemerintah Kota Yogyakarta, melainkan dikelola warga secara turun-temurun. Kasus ini menyoroti pentingnya komunikasi dan regulasi terkait pengelolaan lahan pemakaman.
Bagikan
Berita terkait
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Dimakamkan Siang Ini di Imogiri
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.39
Kasus Perselisihan gegara Knalpot Bising di Bekasi Berakhir Damai
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.46
Polisi Tak Temukan Unsur Pungli di Kasus Food Truck di Alkid Yogya
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 20.05
Hasil Penyelidikan: Dugaan Pungli Bolosego Tak Penuhi Unsur Pidana
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 20.02