Mampukah Aliansi Laut Merah Pimpinan Arab Saudi Menaklukkan Houthi dan Iran?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi mengumumkan 13 negara secara resmi bergabung dengan koalisi pertahanan maritim multinasional yang dipimpinnya. Dari 39 negara yang mengikuti pertemuan perencanaan ketiga di Jeddah, 15 negara telah menandatangani pernyataan bersama, sementara 13 negara telah menyelesaikan prosedur nasional dan secara resmi bergabung. Koalisi ini diluncurkan untuk menanggapi meningkatnya ketegangan regional akibat konflik melibatkan Iran dan ancaman terhadap pelayaran di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Struktur kelembagaan koalisi telah ditetapkan dengan Laksamana Muda Saudi Abdullah bin Salem Al-Shehri sebagai komandan utama yang ditunjuk pada 6 Agustus. Pakistan akan menjabat sebagai wakil komandan untuk masa jabatan pertama. Markas koalisi telah ditentukan, lambang resmi telah disetujui, dan kerangka kerja organisasi serta dokumen operasional telah selesai disusun.
Koalisi ini bertujuan untuk mengamankan jalur maritim strategis di sekitar Laut Merah dan Selat Hormuz, yang menjadi titik sengketa akibat aktivitas militer dan ancaman kapal selama konflik regional yang melibatkan Iran, Houthi, dan berbagai pihak yang bersengketa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.15
Bak NATO, Arab Saudi Luncurkan Aliansi Pertahanan Baru
Berita terkait
Turki Gabung Koalisi Pertahanan Maritim Pimpinan Arab Saudi di Laut Merah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.31
Houthi Warning Negara-negara Lain: Jangan Gabung Arab Saudi dalam Perang Saudara Yaman!
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.41
Trump Klaim Dihubungi Houthi Usai Saudi Diserang: Mereka Tak Mau Lawan AS
Detik.com · 20 September 2026 pukul 23.49
AS Tak Mau Berperang Melawan Houthi, 5 Alasan Negara-negara Arab Makin Frustasi!
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 04.40