Trump Klaim Dihubungi Houthi Usai Saudi Diserang: Mereka Tak Mau Lawan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kelompok Houthi telah menghubungi pihaknya dan sepakat untuk tidak memerangi AS. Pernyataan ini disampaikan Trump di tengah meningkatnya serangan terhadap Arab Saudi, sekutu dekat AS. Trump menyampaikan bahwa Washington "terus menjalin komunikasi dengan Houthi" dan bahwa kelompok tersebut "tidak ingin berperang melawan AS" serta "tidak ingin AS menyerang mereka". Trump sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa Houthi menahan diri tidak menyerang pasukan AS di wilayah yang bersangkutan.
Namun, klaim ini muncul ketika Arab Saudi sedang menghadapi tekanan yang meningkat dari serangan Houthi, termasuk serangan rudal yang menyasar ibu kota Riyadh pada hari Sabtu. Kelompok Houthi juga telah melancarkan serangan cepat di dalam wilayah Yaman dan berhasil merebut sejumlah besar wilayah dari pemerintah yang didukung oleh Arab Saudi.
Fox News melaporkan bahwa Trump sedang dalam "tahap pengambilan keputusan" terkait Iran. Sebelumnya, AS dan Israel telah melakukan kampanye pengeboman udara besar-besaran pada 28 Februari, namun situasi kemudian berubah menjadi kebuntuan yang telah berlangsung hampir tujuh bulan. Seorang jurnalis yang komunikasi dengan Trump menyampaikan bahwa "hal-hal besar akan terjadi dalam waktu dekat" dan bahwa Iran sebaiknya "bersikap tertib".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.23
Rudal Houthi Guncang Riyadh, AS Waspada Eskalasi dan Trump Gelar Rapat Darurat
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 22.22
Iran Tak Takut Ancaman 'D-Day Ekonomi' Trump, Sudah Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman dan Melimpah
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 21.35
AS Tak Bisa Diandalkan Hadapi Houthi, Saudi Bergantung pada Pakistan
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 20.00
Houthi Gempur Riyadh dan BUMN Energinya Arab Saudi, Ketegangan Memanas
Berita terkait
Arab Saudi Minta Tolong, China Diam-Diam Tekan Iran soal Houthi
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 05.38
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Raksasa Nuklir Muslim Ultimatum Iran, Warning Negara Arab Mau Ngamuk
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.30