Manajemen Bongkar Nasib Harga BYD Usai Pabrik Subang Resmi Beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BYD Motor Indonesia resmi mengoperasikan pabrik listrik di Subang, Jawa Barat, dengan investasi Rp16 triliun dan kapasitas 150.000 unit tahunan. Pabrik mencakup empat proses manufaktur utama dan telah menghasilkan model seperti BYD Atto 1, M6 DM, serta sedang disiapkan untuk M6 EV dan Denza D9. Produksi lokal diguguskan sebagai pengganti impor CBU, dengan syarat menyusuai volume impor sebelumnya yang mencapai 92.000 unit. Harga mobil listrik tidak otomatis turun karena struktur fiskal tetap stabil selama transisi, sebagai kompensasi insentif pemerintah. Efisiensi biaya Bergantung pada skala produksi dan penjualan, sehingga manfaat produksi lokal belum langsung terasa oleh konsumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 16.11
BMW Butuh 13 Tahun untuk 2 Juta Mobil Listrik, BYD Sekarang Cukup 82 Hari
Berita terkait
Setelah Impor 94.000 Unit Mobil, BYD Besok Resmi Masuki Era Produksi Lokal
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.10
Mobil ke-100.000 Buatan Subang: Wuling Butuh 5,5 Tahun, BYD Cuma 26 Bulan
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 21.15
BYD Tak Lagi Tambah Mobil Impor, Penjualan Fokus Produk Lokal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 16.20
Mampu Produksi 150.000 Mobil EV, Teknologi Canggih Ini Ada di Pabrik BYD Subang
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 13.04