Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Mobil ke-100.000 Buatan Subang: Wuling Butuh 5,5 Tahun, BYD Cuma 26 Bulan

BYD mencapai produksi 100.000 unit mobil di Indonesia dalam waktu 2 tahun 2 bulan sejak mulai mengirimkan kendaraan ke pasar lokal pada Juli 2024. Sayangnya, tidak disebutkan secara eksplisit dalam teks berapa lama persis BYD membutuhkan untuk mencapai 100.000 unit, namun disebutkan bahwa total wholesales BYD sejak 2024 hingga Juli 2026 mencapai 91.966 unit, ditambah 7.474 unit dari sub-merek Denza pada 2025, sehingga mencapai 100.000 unit. Pabrik BYD di Subang yang menandai pencapaian ini juga resmi diamati pada Kamis, 3 September 2026. Dalam periode yang sama, Wuling Butuh 5,5 tahun untuk mencapai angka serupa sejak masuknya pada Juli 2017. BYD juga menempati posisi ketiga dalam peringkat wholesales nasional pada Juli 2026 dengan 6.569 unit, di atas merek seperti Mitsubishi dan Suzuki. Model BYD Atto 1 menjadi mobil kedua terlaris nasional pada bulan tersebut dengan 4.233 unit terjual.

Perkembangan pasar mobil listrik dan hibrida di Indonesia terus berkembang pesat, terutama dengan masuknya merek-merek asal China seperti BYD, Jaecoo, dan Geely. Pada Juli 2026, tiga merek China mendominasi peringkat sepuluh besar wholesales nasional, dengan BYD di posisi ketiga. Jaecoo, yang baru mulai berjualan sejak November 2025, sudah mampu mengalahkan Honda yang sudah lama beroperasi di Indonesia. Jaecoo J5 EV mencatatkan penjualan konsisten sekitar 3.000 unit per bulan sejak peluncurannya, dan diperkirakan butuh sekitar 34 bulan untuk mencapai 100.000 unit. Sementara itu, merek non-China seperti Hyundai membutuhkan sekitar lima tahun untuk mencapai angka serupa.

Pasar mobil Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, terutama didorong oleh inovasi teknologi dan strategi pemasaran yang efisien. BYD tidak hanya unggul dalam kecepatan mencapai target produksi, tetapi juga menunjukkan dominasi dalam penjualan ritel dengan 5.240 unit terjual pada Juli 2026, menempati posisi kelima dalam peringkat ritel nasional. Kombinasi antara kecepatan produksi, kualitas produk, dan adopsi teknologi listrik membuat BYD dan merek-merek China lainnya menjadi pesaing kuat di pasar yang sebelumnya didominasi oleh merek tradisional seperti Toyota dan Daihatsu.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait