Mandangin Bergema, Saat 400 Warga Pulau Hidupkan Kembali Legenda Bangsa Cara-Raga Patmi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 400 nelayan dan perempuan pesisir Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mementaskan drama musikal kolosal bertajuk Mandangin Bergema pada Sabtu (15/8). Pementasan yang mengangkat sejarah dan legenda lokal Bangsa Cara-Raga Patmi ini menjadi puncak gelaran Festival Pesisir ke-5, hasil kolaborasi antara SKK Migas dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Seluruh pemain dalam pertunjukan seni tersebut merupakan masyarakat lokal Pulau Mandangin. Di atas panggung berukuran 20 meter x 4 meter, warga berperan aktif menjadi penari, pengisi suara, hingga aktor drama. Proses persiapan pentas kolosal ini membutuhkan waktu latihan intensif sekitar tiga bulan yang dilakukan di sela-sela kesibukan melaut dan aktivitas harian warga pesisir.
Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penampilan warganya. Ia menilai kemampuan mengoordinasikan 400 orang secara serentak untuk menghidupkan kembali kisah sejarah pulau merupakan pencapaian luar biasa. Pihak penyelenggara menegaskan kegiatan ini adalah wujud dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Bagikan
Berita terkait
Festival Pesisir Mandangin 2026 Jadi Momentum Promosi Wisata & Pelayanan Publik
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.09
Bahlil Siapkan Formula Pembentukan Badan Usaha Khusus Migas
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.30
Bakal Ada Badan Usaha Khusus Langsung di Bawah Prabowo, Ganti SKK Migas?
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.03
Pemerintah Bahas Opsi Ubah SKK Migas Jadi Badan Usaha Khusus
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.45