Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mangrove Buat Geger India, Terancam 'Digilas' Pembangunan Kota

Pemerintah Kota Mumbai berencana membangun jalan pesisir sepanjang 26 km yang akan menghancurkan sekitar 45.000 pohon mangrove. Proyek ini memicu kekhawatiran aktivis lingkungan karena mangrove berfungsi sebagai benteng alami terhadap banjir, gelombang pasang, dan dampak perubahan iklim. Mumbai, yang rentan terhadap banjir monsun, telah kehilangan sekitar 40% hutan mangrovenya antara tahun 1991 hingga 2001 akibat urbanisasi pesat.

Pengadilan Tinggi Bombay telah memerintahkan penanaman sekitar 174.000 pohon mangrove baru sebagai kompensasi. Pemerintah Maharashtra menegaskan komitmen untuk menyeimbangkan pembangunan dan konservasi, dengan adanya unit Mangrove Cell sejak 2012. Namun, para kritikus menyatakan bahwa menanam pohon baru tidak bisa langsung menggantikan fungsi hutan mangrove yang matang, yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk tumbuh sempurna.

Selain itu, para pakar menekankan bahwa perlindungan mangrove saja tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir kronis di Mumbai. Diperlukan upaya komprehensif seperti modernisasi sistem drainase, penataan ruang kota yang lebih baik, dan langkah adaptasi iklim yang menyeluruh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait