Mangrove Buat Geger India, Terancam 'Digilas' Pembangunan Kota
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Mumbai berencana membangun jalan pesisir sepanjang 26 km yang akan menghancurkan sekitar 45.000 pohon mangrove. Proyek ini memicu kekhawatiran aktivis lingkungan karena mangrove berfungsi sebagai benteng alami terhadap banjir, gelombang pasang, dan dampak perubahan iklim. Mumbai, yang rentan terhadap banjir monsun, telah kehilangan sekitar 40% hutan mangrovenya antara tahun 1991 hingga 2001 akibat urbanisasi pesat.
Pengadilan Tinggi Bombay telah memerintahkan penanaman sekitar 174.000 pohon mangrove baru sebagai kompensasi. Pemerintah Maharashtra menegaskan komitmen untuk menyeimbangkan pembangunan dan konservasi, dengan adanya unit Mangrove Cell sejak 2012. Namun, para kritikus menyatakan bahwa menanam pohon baru tidak bisa langsung menggantikan fungsi hutan mangrove yang matang, yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk tumbuh sempurna.
Selain itu, para pakar menekankan bahwa perlindungan mangrove saja tidak cukup untuk mengatasi masalah banjir kronis di Mumbai. Diperlukan upaya komprehensif seperti modernisasi sistem drainase, penataan ruang kota yang lebih baik, dan langkah adaptasi iklim yang menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 17.57
Inspirasi dari Jakarta: Kolaborasi PLN dan Warga Penggilingan Bangun Kampung Tangguh Iklim Berkelanjutan
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 17.41
Groundbreaking PSEL Legok Nangka Dimulai, PII Berkomitmen Dukung Keberhasilan Proyek
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 14.51
NHM Tanam Mangrove, Perkuat Komitmen ESG di Halmahera Utara
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.44
Khofifah Dorong Indonesia Jadi Leading Country Hutan Mangrove Dunia
Berita terkait
Hadapi Perubahan Iklim, 269.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Jawa
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.45
Pulihkan Ekosistem Pesisir, Unicharm Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Karawang
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 17.44
Salju Abadi di Puncak Jaya Papua Tak Lagi Abadi, 2027 Diprediksi Hilang
Detik.com · 30 September 2026 pukul 09.15
Wali Kota Jakarta Pusat Berharap Pembangunan Disesuaikan dengan Kapasitas Infrastruktur
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 18.00