Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Marinir AS Diduga Bunuh Wanita di Okinawa, PM Jepang Marah!

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengecam keras dugaan pembunuhan terhadap seorang wanita berusia 39 tahun di Naha, Okinawa, yang diduga dilakukan oleh seorang personel Marinir Amerika Serikat. Takaichi menyebut kejadian ini sebagai 'kejahatan keji' dan telah melayangkan protes keras kepada pemerintah AS, mendesak kerja sama penuh dalam penyelidikan serta penegakan disiplin yang ketat terhadap personel militer AS. Kasus ini menjadi bagian dari serangkaian kejahatan yang dilakukan personel militer AS di Jepang, terutama di Okinawa yang menampung sekitar 70 persen fasilitas militer AS. Pemerintah Jepang juga memastikan kerja sama dengan AS untuk mencegah kasus serupa terulang dan mengurangi beban warga setempat. Sekitar 100 orang warga protes di Naha pada Minggu (4/10) terkait dugaan pembunuhan ini. Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Jepang memanggil para pejabat senior AS untuk menyampaikan 'kekecewaan mendalam'.

Berita terkait