Jepang Tegaskan Sanksi AS terhadap Ketua ICC Tak Sejalan dengan Sikap Tokyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap Ketua Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Tomoko Akane tidak sejalan dengan sikap Jepang. Takaichi menyatakan bahwa Jepang memandang sanksi tersebut dengan "sangat serius" dan selama ini konsisten mendukung ICC. Ia membantah kritik bahwa respons Tokyo terlalu lemah, menyatakan bahwa Jepang telah melakukan upaya terus-menerus untuk membujuk AS agar tidak menjatuhkan sanksi terhadap Akane, warga Jepang pertama yang memimpin ICC.
Pemerintahan Takaichi sebelumnya hanya menyebut sanksi AS "sangat disayangkan" tanpa secara langsung mengecam pemerintahan AS. Hal ini mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk anggota parlemen Jepang lintas partai, Amnesty International, dan Human Rights Watch, yang menilai respons Jepang terlalu lemah. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyampaikan dukungan serupa, menyatakan bahwa Jepang sebagai penyumbang terbesar bagi ICC memiliki tanggung jawab untuk membela lembaga tersebut. Motegi juga menyampaikan bahwa AS mengambil sikap "sangat keras" terhadap ICC dan langkah tambahan masih mungkin dilakukan.
Jepang akan terus memantau perkembangan dan berkonsultasi dengan negara-negara terkait untuk menentukan cara paling efektif dalam merespons langkah AS. Kepala Biro Urusan Hukum Internasional Kementerigian Luar Negeri Jepang Kazuhiko Nakamura baru-baru ini bertemu dengan Akane di Belanda untuk membahas dukungan yang dibutuhkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
China Tegaskan Kerja Samanya dengan Iran Patuhi Hukum Internasional
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.05
Presiden Suriah Sambut Baik AS Hapus Status Negara Sponsor Terorisme
Berita terkait
Kenapa AS Menekan Mahkamah Pidana Internasional?
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.00
AS Sanksi Ketua ICC Tomoko Akane, 9 dari 18 Hakim Kini Masuk Daftar
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.45
Tak Gentar, China Jawab Ancaman AS yang Minta Iran Dikucilkan dari Hubungan Bisnis
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 02.09
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05