Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Tegaskan Sanksi AS terhadap Ketua ICC Tak Sejalan dengan Sikap Tokyo

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap Ketua Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Tomoko Akane tidak sejalan dengan sikap Jepang. Takaichi menyatakan bahwa Jepang memandang sanksi tersebut dengan "sangat serius" dan selama ini konsisten mendukung ICC. Ia membantah kritik bahwa respons Tokyo terlalu lemah, menyatakan bahwa Jepang telah melakukan upaya terus-menerus untuk membujuk AS agar tidak menjatuhkan sanksi terhadap Akane, warga Jepang pertama yang memimpin ICC.

Pemerintahan Takaichi sebelumnya hanya menyebut sanksi AS "sangat disayangkan" tanpa secara langsung mengecam pemerintahan AS. Hal ini mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk anggota parlemen Jepang lintas partai, Amnesty International, dan Human Rights Watch, yang menilai respons Jepang terlalu lemah. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menyampaikan dukungan serupa, menyatakan bahwa Jepang sebagai penyumbang terbesar bagi ICC memiliki tanggung jawab untuk membela lembaga tersebut. Motegi juga menyampaikan bahwa AS mengambil sikap "sangat keras" terhadap ICC dan langkah tambahan masih mungkin dilakukan.

Jepang akan terus memantau perkembangan dan berkonsultasi dengan negara-negara terkait untuk menentukan cara paling efektif dalam merespons langkah AS. Kepala Biro Urusan Hukum Internasional Kementerigian Luar Negeri Jepang Kazuhiko Nakamura baru-baru ini bertemu dengan Akane di Belanda untuk membahas dukungan yang dibutuhkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait