Marinus Gea Soroti Ketimpangan Pengawasan Orang Asing & Perlindungan WNI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea, mengkritik lemahnya pengawasan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta yang menyebabkan masalah berulang meski terjadi pergantian pejabat dan sistem. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh hanya fokus pada angka pencegahan TPPO atau pemalsuan dokumen, tetapi harus membongkar jaringan sponsor, perekrut, dan perusahaan yang terlibat dalam pengiriman WNI ke luar negeri.
Marinus juga menyoroti ketimpangan antara kemudahan orang asing bekerja secara ilegal menggunakan visa turis di Indonesia dengan buruknya perlindungan WNI yang sering menjadi korban penyiksaan di luar negeri. Ia menegaskan bahwa teknologi seperti autogate tidak akan efektif jika integritas petugas masih bisa diintervensi oleh kepentingan tertentu. Negara diminta lebih berpihak pada perlindungan WNI dan memperkuat kejujuran petugas dalam menjalankan aturan.
Bagikan
Berita terkait
DPR RI Dukung Penertiban WNA, Imigrasi Diminta Perkuat Pengawasan Hulu ke Hilir
kumparan · 1 September 2026 pukul 19.58
Imigrasi Depok Bongkar TPPO Modus Pengantin Titipan ke Tiongkok, Mahar Rp70 Juta
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.10
Imigrasi Depok Ungkap Dugaan TPPO Berkedok Pengantin Pesanan ke Tiongkok
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Imigrasi Bongkar TPPO Modus 'Pengantin Titipan', Korban Diimingi Rp 70 Juta
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.09