Masyarakat Diminta Waspada ISPA Selama Kemarau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Profesor Budi Haryanto dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI menyatakan peningkatan polusi udara selama musim kemarau memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kemarau yang kering dipicu debu, emisi pembakaran, dan asap kebakaran hutan dan lahan yang mengandung karbon monoksida, metana, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida. Polusi ini meningkatkan peluang virus dan bakteri masuk ke saluran pernafasan, memperburuk kesehatan manusia. BMKG juga meminta masyarakat waspada terhadap risiko kesehatan selama musim kemarau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 06.30
Jumat 14 Agustus, Suhu Jabodetabek Capai 35 Derajat di Puncak Musim Kemarau
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 12.25
Jelang Puncak El Nino, Indonesia Bakal Makin Kering
Berita terkait
Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Terus Berulang?
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.15
BMKG Imbau Warga Gelumbang Raya Waspada Debu dan Risiko ISPA
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.03
BMKG Ungkap Sampai Kapan Musim Kemarau di Indonesia
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
FOTO: Data Kemenkes Ungkap 40 Ribu Balita Kena ISPA Akibat Karhutla
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 14.40