Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Megaproyek PLTS 100 GW Siap Diresmikan di Bali, Hemat Impor Ribuan Triliun

Pemerintah Indonesia terus mematangkan langkah transisi energi nasional dengan menggenjot proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di seluruh tanah air. Tahap pertama megaproyek PLTS 100 GW direncanakan berlangsung di Bali dan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM pada 3 Agustus. Kepastian proyek semakin kuat setelah masuk dalam revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034. Bahlil menyatakan pihaknya sedang menyesuaikan jadwal dengan Presiden, dan kemungkinan peresmian tahap pertama dipusatkan di Bali. Ia menegaskan seluruh eksekusi dilakukan berdasarkan perencanaan masterplan yang matang. Pada tahap awal, pemerintah berfokus mengakselerasi pengembangan PLTS berkapasitas 17 GW dari total target 100 GW. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi dan mendukung target bauran energi terbarukan nasional. Dengan dimulainya pembangunan di Bali, pemerintah berharap proyek ini menjadi tonggak penting transisi energi Indonesia menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait