Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Sudah Punya BBM Bioetanol, Segini Harganya di SPBU

Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pengembangan bahan baku berbasis bioetanol, dengan target agar Indonesia mampu mengikuti jejak negara-negara seperti India dan Brasil. Saat ini, Indonesia sudah mampu menuju penerapan E10 atau bensin dengan campuran 10% etanol, bahkan berpotensi naik ke E20. Prabowo menyatakan bahwa India sudah menerapkan E20, sementara Brasil bahkan menggunakan E100. Untuk mencapai target ini, ia menekankan pentingnya membangun minimal 30 hingga 50 pabrik bioetanol baru di seluruh Indonesia.

Sebagai langkah awal, Pertamina sudah menerapkan E5 melalui produk Pertamax Green 95, yang dijual di sekitar 170 SPBU di Jawa Timur dan Jakarta. Harga Pertamax Green 95 saat ini ditetapkan pada Rp16.600 per liter per 1 Agustus 2026, turun dari Rp17.000 per liter pada Juli 2026. CEO Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), John Anis, menegaskan dukungan pihaknya terhadap target pemerintah, termasuk penggunaan bahan baku tidak hanya dari tebu, tetapi juga aren, singkong, jagung, dan sorgum.

John menjelaskan bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 20 hingga 30 pabrik bioetanol baru dalam dua tahun ke depan untuk memenuhi kebutuhannya. Pembangunan pabrik ini diharapkan tidak hanya mendukung energi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk merealisasikan target ini, Pertamina menekankan pentingnya regulasi mandatori dan kepastian harga bahan baku agar ekosistem bioetanol di Indonesia dapat berkembang dengan optimal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait