Prabowo Targetkan 100 GW PLTS, Ada yang Dibangun di Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 100 Giga Watt (GW) sebagai bagian dari transisi ke energi hijau. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan fase pertama proyek ini, dengan Bali menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk groundbreaking. Masterplan pengembangan PLTS 100 GW telah disusun secara bertahap dan telah dimasukkan dalam revisi Rencana Umum Perencanaan Tenaga dan Ketenagalistriku (RUPTL). Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan PLTS dalam tiga tahun ke depan, mengingat ancaman ketidakpastian pasokan energi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Target 100 GW ini diharapkan tercapai paling lambat pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.26
Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai, Bali Jadi Lokasi Pertama
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.00
Megaproyek PLTS 100 GW Siap Diresmikan di Bali, Hemat Impor Ribuan Triliun
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.00
Bahlil: Peresmian Tahap I PLTS 100 GW Akan Digelar di Bali
Berita terkait
Bangun PLTS 100 GW dalam 4 Tahun, Prabowo: PLN Harus Tinggalkan Pembangkit Listrik dari Diesel
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.15
Prabowo Umumkan Insentif Motor Listrik, Sasar 1 Juta Unit Produksi Dalam Negeri
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.54
Prabowo Beberkan Lokasi dan Struktur Kelembagaan Pusat Finansial Internasional Indonesia
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.44
Jaga Hutan Tak Gratis, Prabowo Minta Negara Emisi Tinggi Bayar Indonesia
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21