Memanas Dugaan Korupsi FIFA dan Koneksi Trump Diselidiki DPR AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR AS menyelidiki dugaan korupsi FIFA dan hubungannya dengan pemerintahan Donald Trump. Anggota DPR dari Partai Demokrat, Jamie Raskin, mengumumkan penyelidikan yang mencakup praktik quid pro quo antara FIFA dan Trump. Raskin menuduh FIFA memanfaatkan hubungan dekat dengan Trump untuk mendapatkan perlakuan istimewa, termasuk menghentikan kasus korupsi besar di AS. Ia juga menduga FIFA melakukan praktik penetapan harga tinggi dan penjualan tiket Piala Dunia yang curang. Penyelidikan akan fokus pada tata kelola FIFA di bawah Gianni Infantino, dugaan pelemahan pengawasan etika, serta pengabaian penegakan hukum antikorupsi oleh pemerintahan Trump. Sebelumnya, Departemen Kehakiman AS mengungkap suap dan komisi ilegal senilai lebih dari US$200 juta yang melibatkan lebih dari 20 negara. Raskin meminta dokumen, catatan komunikasi, dan daftar pengunjung kantor FIFA di Trump Tower, serta meminta Infantino hadir di hadapan Komite Kehakiman DPR AS.
Bagikan
Berita terkait
Kesenjangan Gaji CEO dan Karyawan Meningkat, Segini Pendapatan Elon Musk dan Trump
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.00
Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 02.20
Polisi Dalami Motif Pria Terduga Pelaku Pelemparan Molotov di Dua Pos Polisi Surabaya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.30
Respons Iran Usai Trump Nyatakan Selat Hormuz Segera Jadi Wilayah AS
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.30