Memimpin adalah Menderita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel ini mengisahkan tentang kesederhanaan H. Agus Salim sebagai pemimpin, yang digambarkan dengan pepatah Belanda "Leiden is lijden" atau memimpin adalah menderita. H. Agus Salim, pendiri Insani Leadership dan tokoh Syarikat Islam, pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri berkali-kali, namun ia hidup dalam kondisi sangat sederhana, bahkan disebut miskin oleh Prof. Schermerhorn, pemimpin delegasi Belanda. Hal ini tercermin dari tempat tinggalnya yang sederhana di gang kecil Jakarta, kontras dengan standar pejabat masa kini.
H. Agus Salim meneladani gaya kepemimpinan Rasulullah Muhammad, yang juga menjalani kehidupan serupa. Rasulullah pensiun di usia 37 tahun, mengabdikan seluruh harta untuk dakwah Islam, dan hidup sederhana sebagai kepala negara di Madinah. Contohnya, beliau tidur beralaskan pelepah kurma dan tinggal di rumah berukuran 3,5 x 5 meter bersama istri-istrinya. Kehidupan sederhana ini tercermin dari kebiasaan beliau berpuasa jika tidak ada makanan, dan hingga wafat, tidak mewariskan harta bagi keluarganya.
Kedua tokoh ini menekankan bahwa kepemimpinan efektif tidak bergantung pada kemewahan, melainkan pada keteladanan dan kesederhanaan, memberikan teladan bagi generasi berikutnya.
Bagikan
Berita terkait
Pemimpin Makan Paling Akhir
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 18.40
Meski Indonesia Mayoritas Muslim, Negara Katolik Ini jadi Negara Eropa Pertama yang Akui Kemerdekaan RI
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 15.10
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakan Merdeka: Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakkan 'Merdeka': Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37