Menaker: Penguatan kompetensi penting guna jawab kebutuhan dunia kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan kompetensi lulusan perguruan tinggi penting untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Ia menyebut masih ada ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi lulusan dan tuntutan industri, termasuk kesenjangan keterampilan (skill gap) antara kemampuan pencari kerja dan kebutuhan perusahaan. Karena itu, upaya meningkatkan kualitas lulusan harus terus diperkuat. Menaker mendorong pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) agar lulusan lebih relevan dengan kebutuhan industri. Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya pendidikan STEM sebagai fondasi membangun SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menaker menilai lulusan matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) punya peluang luas karena penguasaan sains adalah fondasi STEM. Kurikulum perlu dievaluasi agar membekali mahasiswa kemampuan analitis, memecahkan masalah, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Kompetensi dasar yang kuat menjadi modal adaptasi dan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Gubernur BI Sebut Cari SDM Berbasis STEM Makin Sulit: Gap Talenta Kian Lebar
kumparan · 25 September 2026 pukul 14.05
Waka MPR Dorong Kebijakan Keberlanjutan untuk Literas-Numerasi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 17.37
Mbak Rerie Menyinggung Permendikdasmen soal Guru PNS dan PPPK
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 06.09
Mendikdasmen: Mengenal Sains Tak Harus di Laboratorium, Bisa di Sawah
kumparan · 3 September 2026 pukul 20.40