Menaker: Penguatan kompetensi penting guna jawab kebutuhan dunia kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan kompetensi lulusan perguruan tinggi penting untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Ia menyebut masih ada ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi lulusan dan tuntutan industri, termasuk kesenjangan keterampilan (skill gap) antara kemampuan pencari kerja dan kebutuhan perusahaan. Karena itu, upaya meningkatkan kualitas lulusan harus terus diperkuat. Menaker mendorong pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) agar lulusan lebih relevan dengan kebutuhan industri. Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya pendidikan STEM sebagai fondasi membangun SDM yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menaker menilai lulusan matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) punya peluang luas karena penguasaan sains adalah fondasi STEM. Kurikulum perlu dievaluasi agar membekali mahasiswa kemampuan analitis, memecahkan masalah, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Kompetensi dasar yang kuat menjadi modal adaptasi dan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Mu'ti Ungkap Alasan Buku Pelajaran Siswa Diperbarui: Perubahan Standar-Muat STEM
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 22.12
Abdul Mu'ti Pastikan Penulisan Ulang Buku Teks Sekolah untuk Tingkatkan Muatan STEM
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Mendikdasmen: Pembaruan Buku Ajar Sudah Direncanakan Lama, Fokus Perkuat Pendidikan STEM
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 18.05
Taj Yasin Tekankan Pentingnya Padukan STEM dengan Nilai Pesantren
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.34