Mendagri Tegaskan Stabilitas Harga Harus Untungkan Konsumen dan Lindungi Petani
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memerintahkan kepala daerah untuk mengelola keseimbangan harga kebutuhan pokok dengan menjaga stabilitas harga yang menguntungkan konsumen sekaligus melindungi petani. Instruksi ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, di mana Tito menekankan bahwa inflasi harus diarahkan untuk menjaga daya beli tanpa mengorbankan kesejahteraan produsen lokal. Data rapat menunjukkan inflasi year on year sebesar 3,19 persen dengan inflasi bulanan 0,21 persen, didominasi sektor makanan dan minuman, terutama daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Tito menyatakan bahwa pengendalian inflasi harus berbasis data riil dan telah berkoordinasi erat dengan BPS, Kementerian Pertanian, dan Bulog untuk memetakan indeks harga di setiap daerah guna memberikan intervensi tepat sasaran seperti beras SPHP dan Pasar Murah.
Bagikan
Berita terkait
Beras Fortifikasi Bertebaran, Bikin Beras Medium-Premium Langka?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.08
Zulhas Sebut Impor Pangan Lahirkan Kemiskinan Masif
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.02
Harga Pangan 26 Agustus 2026: Bawang Merah dan Bawang Putih Kompak Turun
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.12
Dunia Masuk Era 'Higher for Longer', Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.41