Mendidih, Giliran Houthi Kirim Puluhan Rudal-Drone ke Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman melakukan serangan rudal balistik dan drone terhadap target militer di Arab Saudi pada Senin (14/9). Serangan ini dilakukan sebagai respons atas serangan udara Saudi yang menargetkan posisi pasukan Houthi. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa puluhan rudal dan drone diluncurkan ke Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait, termasuk terhadap hanggar jet tempur, radar, landasan pacu, dan gudang amunisi. Houthi juga mengumumkan blokade laut terhadap Saudi dan menargetkan kapal-kapal Saudi di Laut Merah. Serangan ini terjadi saat pertempuran kembali berkobar antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman serta Saudi, mengakhiri gencatan senjata yang berlangsung sejak 2022. Houthi juga berhasil merebut kendali atas wilayah pesisah Yaman di tepi Laut Merah, memperkuat pengaruhnya di Selat Bab al-Mandeb, jalur vital bagi ekspor minyak Saudi. Pada Minggu (13/9), Houthi melaporkan 58 serangan udara Saudi dalam 24 jam terakhir, dengan total lebih dari 100 serangan sejak Selasa (8/9). Serangan rudal dan drone sebelumnya yang dilakukan Houthi minggu lalu menyebabkan kebakaran di fasilitas minyak Saudi dan melukai 73 orang.
Bagikan
Berita terkait
8 Kapal Tanker Arab Saudi Dihantam Rudal Balistik Houthi, Riyadh: Tidak Ada Negosiasi
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 17.21
Ancaman Houthi di Selat Bab al-Mandab: Jalur Minyak Utama dalam Bahaya
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.10
Rusia Siap Jadi Penengah dalam Konflik Arab Saudi dan Houthi
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 20.31
Rudal Terjang Pasukan Arab Saudi, Houthi Tetapkan Batasan bagi Sekutu Baru Riyadh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 06.03