Mendikdasmen: Penguatan konsep literasi 3S fondasi Indonesia Emas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan penguatan literasi dengan konsep literasi untuk sesama, semesta, dan sejahtera (3S) menjadi fondasi dalam mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Konsep 3S diadaptasi dari tema literasi global UNESCO dan sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Penguatan literasi 3S mencakup tiga dimensi utama: sesama berarti memastikan tidak ada yang tertinggal dari kesempatan belajar; semesta berarti menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui literasi iklim, konservasi, dan aksi keberlanjutan; sejahtera berarti mengembangkan kecakapan hidup, literasi finansial, kewirausahaan, dan keterampilan digital. Literasi menjadi kunci untuk memahami informasi secara kritis, berpikir reflektif, serta belajar sepanjang hayat.
Dalam konteks era digital dan kecerdasan artifisial, penguatan literasi tidak hanya tentang penyediaan akses informasi, tetapi juga kemampuan menilai, memilih, dan memilah informasi yang benar dan kredibel serta penggunaan teknologi digital dengan aman dan bertanggung jawab. UNESCO menekankan pentingnya literasi sebagai hak manusia yang fundamental untuk berpartisipasi dalam masyarakat dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.41
1 Abad Ponpes Gontor, HNW Soroti Kiprah Alumni dalam Perjalanan Bangsa
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.10
Teknologi Membentuk Nalar
Berita terkait
125 Kelompok Mahasiswa Baru UC Surabaya Belajar Bisnis Lewat Selling Day
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 08.33
Zohran Mamdani Larang Penggunaan AI Generatif di Sekolah
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.42
Mendesain Pendidikan Kemanusiaan di Era Disrupsi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 05.05
8 Fitur Wajib Memilih Tablet Belajar selain Harga Murah
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.35