Mengapa Manusia Belum Pernah Melihat Alien? Ilmuwan Klaim Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Astrobiology dan dipimpin oleh Chris Doughty dari Northern Arizona University menyatakan bahwa evolusi kehidupan kompleks di planet ekstrasolar sangat bergantung pada jumlah total energi yang dikumpulkan oleh tumbuhan, bukan hanya pada usia planet tersebut. Penelitian ini meneliti 29 planet ekstrasolar terdekat yang berpotensi memiliki air cair. Dari 29 planet tersebut, hanya dua yakni GJ 1061c dan K2-3d yang diperkirakan telah berevolusi melebihi tahap kehidupan Bumi saat ini. Kedua planet ini lebih besar, lebih panas, lebih tua, dan lebih terang dibandingkan kebanyakan planet mirip Bumi di galaksi kita. Tiga planet lain diperkirakan berada pada tingkat evolusi yang setara dengan era Mesozoikum Bumi, ketika dinosaurus mendominasi. Peneliti menemukan bahwa wilayah hangat dan lembap cenderung memiliki tingkat pertumbuhan tanaman yang lebih tinggi, sehingga mendukung ekosistem dan keanekaran hayati yang lebih kaya. Pertumbuhan tanaman yang pesat menghasilkan lebih banyak energi dan ruang ekologis bagi hewan, yang menjadi kunci bagi evolusi kehidupan menjadi lebih kompleks.
Bagikan
Berita terkait
Spesies Serigala Raksasa Penunggu Amerika Utara Terungkap
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.21
Lewat Spirit of Adventure, Siswa Belajar Empati dan Kemandirian di Desa
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 11.40
Panda yang Imut, Ternyata Dulu Pemakan Daging!
Detik.com · 12 September 2026 pukul 05.46
Temuan Makhluk 18 Juta Tahun Bisa Ubah Asal Usul Manusia
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.20